Difteri
Difteri adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang menghasilkan toksin berbahaya. Infeksi ini dapat mengenai hidung dan tenggorokan atau menyebabkan luka pada kulit. Pada difteri pernapasan, selaput tebal dapat menutup jalan napas, dan toksinnya dapat merusak jantung serta saraf. Vaksinasi memberikan perlindungan penting terhadap penyakit berat.
Pencegahan: Campuran
Gejala
- Sakit tenggorokan, demam ringan, dan lemas
- Pembengkakan kelenjar di leher
- Selaput tebal berwarna abu-abu di hidung atau tenggorokan, kadang membuat bernapas atau menelan sulit
- Luka kulit yang mungkin nyeri atau lambat sembuh
Transmisi
- Percikan pernapasan dari orang yang terinfeksi
- Kontak langsung dengan luka kulit yang terinfeksi atau sekretnya
Pencegahan
Pastikan vaksinasi difteri tetap mutakhir sesuai program yang berlaku. Setelah kontak erat dengan seseorang yang menderita difteri, segera hubungi tenaga kesehatan atau layanan kesehatan masyarakat; pemeriksaan, pemantauan, antibiotik pencegahan, dan peninjauan vaksinasi mungkin diperlukan.
Diagnosis dan perawatan
Difteri pernapasan yang dicurigai memerlukan perawatan medis segera. Penanganan dapat mencakup obat yang menetralkan toksin dan antibiotik. Jangan menunggu gejala memburuk setelah paparan yang diketahui.
Sumber
- About Diphtheria
Berdasarkan informasi dari CDC
Bahasa sumber: Inggris
Sumber ditinjau: 12 Mei 2025
Sumber diakses: 17 Mei 2026
- CDC: Diphtheria Symptoms and Complications
Berdasarkan informasi dari CDC
Bahasa sumber: Inggris
Sumber ditinjau: 31 Juli 2026
Sumber diakses: 8 Oktober 2026